Rabu, 15 Mei 2013


Hampir di sepanjang rel kereta api biasanya terdapat batu kerikil yang terletak di bawah dan pada samping kanan dan kiri rel kereta api. Mengapa sengaja ditaruh dan apa fungsinya?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEic9z9resrw4pYLkaUqkS8StFT3UM3D4KMGQ7PfSPpFW_ZqMfYOi7Hv2PUSlGkDFN6PTYEF9OWIXXHibQ8xrIKBUOCL9C1H-yFDbD0Mqq7h7ZPsWq4zifI8fvvaNhwfMGmAC5tI5isObWhB/s400/rel+kereta+apakabardunia.jpg

1. Fungsi batu kerikil pada rel kereta api adalah sebagai bantalan pemberat. Dengan adanya lapisan batu kerikil ini rel dapat tetap berdiri dengan stabil. Sehingga kereta api yang berjalan di atasnya pun dapat berjalan dengan baik.

2. Batu kerikil ini juga berfungsi untuk menyerap getaran (shock absorber) yang terjadi ketika kereta api tengah lewat. Sehingga goncangan yang terjadi ketika kereta api melintas dapat dikurangi. Dan rel kereta api pun tidak cepat rusak dan dapat digunakan untuk waktu yang lama.

3. Fungsi berikutnya yaitu untuk menahan dan memperlancar aliran air di saat hujan. Fungsi ini berperan untuk mencegah terjadinya pengikisan tanah atau erosi pada tanah di sekitar rel kereta api. 

4. Dan yang terakhir, batu kerikil juga berfungsi untuk menghambat tumbuhnya rerumputan di sekitar rel. Tumbuhnya rerumputan di sekitar rel dapat dapat secara langsung maupun tidak langsung menyebabkan penggemburan tanah di bawahnya. Hal ini tentunya dapat membahayakan karena jika tanah di bawah rel tidak stabil maka akan dapat membahayakan perjalanan kereta api.

Tapi ada beberapa tempat yang tidak ada batu kerikil seperti foto di bawah ini.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilQ1bn2NSoAIWkpuXssV4QgUpzCbhV8fRmyJZUMPwtf39f4gqZzlpbKW3IiM2GJvD9lk0nOGD1etwkQCkiXuqS_9YwY0worGwYWSvmF_6GgEcfwa_6ovaTWtQeRTzcEJOOc5m5ksuuQvZ5/s400/trainonroadapakabardunia.jpg

Memang, ada posisi-posisi tertentu tidak perlu batu kerikil, seperti rel kereta api yang terdapat di atas jembatan atau jalan raya. Hal ini terjadi karena semua fungsi dari batu kerikil tadi sudah diambil alih fungsinya oleh mekanisme lain.

Jembatan sudah dirancang khusus sedemikian rupa supaya dapat menahan getaran yang akan terjadi yang dihasilkan ketika kereta melintas. Demikian pun dengan rel kereta yang terdapat pada jalan raya, jalan aspal telah menggantikan peranan batu kerikil dengan baik. Sehingga pada tempat-tempat tersebut, tidak diperlukan lagi batu kerikil untuk diletakkan di bawah rel kereta api.

Minggu, 12 Mei 2013


ActionScript adalah bahasa skripting di Flash 5. Anda dapat menggunakan ActionScript untuk mengontrol objek di Flash, membuat navigasi dan elemen interaktif lain, serta membuat movie Flash dan aplikasi Web yang interaktif. ActionScript, dengan sintaks yang sedikit berbeda, sebetulnya telah hadir sejak Flash 4. Namun baru di versi 5-lah nuansa pengembangan dan pemrograman dengan ActionScript terasa lebih kental.
Apabila Anda sebelumnya sudah akrab dengan Javascript, maka Anda tidak akan kesulitan menguasai ActionScript, karena ada banyak kesamaan antara keduanya. Keduanya, misalnya, berbasis even. Di Javascript Anda memanggil fungsi atau kode skrip di atribut onClick, onLoad, unUnload, dsb. Di ActionScript pun kode terpantik jika terjadi sebuah even yang ditentukan, seperti tombol mouse ditekan/dilepas, kursor masuk ke daerah tertentu, dsb. Sebenarnya memang sintaks ActionScript dibuat mengikuti Javascript, dan pada dasarnya ActionScript masih lebih sederhana daripada Javascript. Fitur Javascript seperti eksepsi (try … catch dan throw) atau pernyataan switch belum ada. eval-nya juga terbatas. ActionScript pun belum mendukung set karakter Unicode. Barangkali di masa depan ActionScript akan terus berevolusi hingga menjadi secanggih Javascript, Java, atau bahasa-bahasa lainnya.
Meskipun Anda belum pernah mengenal Javascript, melalui seri tutorial ini penulis pikir Anda akan belajar bahasa skripting Flash tersebut dengan mudah. Anggaplah Anda sedang belajar bahasa asing, sehingga perlu mengetahui struktur bahasa, tata bahasa, cara menggunakan kata kerja dan kata benda, dsb. Flash jauh lebih mudah dipelajari daripada Java, dan karena sifatnya interpreted, maka Anda tidak perlu melakukan siklus kompilasi. Begitu selesai menulis, bisa langsung mencoba kode.
Pada bagian pertama seri tutorial ini akan dibahas mengenai konsep-konsep dasar ActionScript.
Objek dan Kelas
Objek adalah tipe data seperti suara, gambar, teks yang digunakan untuk mengontrol movie. Semua objek merupakan bagian dari suatu kelas. Analoginya adalah seperti pada Gambar 1.
Flash memiliki variasi bentuk objek yang sangat beragam, mulai dari gambar yang kelihatan sampai dengan yang abstrak seperti tanggal, data, atau deteksi masukan dari mouse. Sebelum kita dapat menggunakan objek, kita perlu memberi nama pada objek tersebut, sama seperti tiap orang perlu memiliki nama supaya dapat dikenali. Misalnya Ballerina, Flintstone, dan Napi dapat dibedakan berdasar nama mereka.
Di samping objek yang kita definisikan sendiri, Flash juga memiliki predefined class yang dapat digunakan membuat objek-objek untuk dipakai dalam movie. Objek-objek ini berada di dalam kategori Objects di dalam ActionScripts, misalnya MovieClip,Color, Sound, dll. Objek dari predefined class ini juga harus diberi nama. Proses memberi nama objek ini dinamakan instantiating. Karena objek yang berasal dari kelas tertentu, sesungguhnya dapat dianggap bahwa objek tersebut adalah juga merupakan instance dari kelas. Ballerina, Flintstone, dan Napi masing-masing merupakan instance dari kelas manusia.
Metode dan Properti
Setiap objek selain berbeda dalam nama, juga berbeda dalam karakteristik. Setiap orang berbeda dalam berbagai karakteristik seperti jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, dan warna rambut. Di dalam ActionScript karakteristik-karakteristik ini dinamakan properti. Misalnya kelas MovieClip memiliki berbagai properti seperti _height, _width, dan _rotation yang mengukur dimensi dan orientasi dari objek movie klip tersebut. Lihat Gambar 2.
Objek juga melakukan suatu tugas. Seseorang dapat tidur, bekerja, makan. Pekerjaan ini di dalam ActionScript dinamakan metode. Misalnya kelas Sound memiliki metode setVolume yang dapat membuat suara lebih keras atau lebih lembut.
Tip: Untuk memudahkan, anggaplah objek sebagai kata benda, properti sebagai kata sifat yang menerangkan objek dan metode sebagai kata kerja yang menerangkan tindakan apa yang dilakukan objek.
Struktur Bahasa ActionScript
Seperti halnya dalam menggunakan bahasa alamiah, kita perlu menempatkan kata benda, kata sifat, dan kata kerja dalam susunan yang dimengerti orang lain. Di sini kita menyusun objek, properti dan metode sampai membentuk statement, ataupernyataan, yang dimengerti Flash.
Flash 5 menggunakan struktur bahasa sintaks dot, yang menggantikan sintaks slash pada versi terdahulu. Dot atau titik digunakan untuk menunjukkan properti atau metode yang terkait dengan objek. Contoh:
Ballerina.berat = 50
Flintstone.berat = 65
Pernyataan di atas menetapkan nilai 50 untuk properti berat dari Ballerina, dan nilai 65 untuk berat dari Flintstone.
Ballerina.pakaian.warna = putih
Pernyataan di atas menjelaskan putih sebagai properti warna pada objek pakaian yang terkait dengan objek Ballerina. (Di sini properti pakaian milik Ballerina merupakan objek juga, yang memiliki propertinya tersendiri).
Ballerina.menari()
Pernyataan di atas menjelaskan metode menari yang diterapkan pada objek Ballerina. Tanda kurung buka dan kurung tutup memberi tanda kalau menari adalah metode.
Ballerina.menari(cepat)
Ballerina.menari(lambat)
Metode seringkali memiliki argumen atau parameter, yang menerangkan bagaimana seharusnya metode dijalankan.
Tip: Untuk memudahkan, bacalah dot syntax dari belakang. Misalnya Ballerina.pakaian.warna = putih dapat dibaca “Putih adalah warna pakaian dari Ballerina.”
Tanda Baca dalam ActionScript
Seperti dalam bahasa tulisan memiliki tanda baca untuk mengakhiri kalimat, atau mengelompokkan berbagai kalimat menjadi satu paragraf, Flash juga memiliki tanda baca seperti itu.
Kurung kurawal dan titik koma
Kurung kurawal, { }, digunakan untuk melakukan pengelompokan.
on(release) {
      stopAllSounds();
      play();
}
Dalam skrip di atas, kedua metode stopAllSounds dan play akan dieksekusi saat tombol mouse dilepaskan karena berada dalam satu kelompok. Ini seperti paragraf.
Titik koma berfungsi seperti tanda akhir kalimat yang setelah kalimat pertama berakhir kemudian beralih ke kalimat berikutnya. Di dalam ActionScript, setiap pernyataan dieksekusi dari atas ke bawah secara berurutan. Jadi pada contoh di atas, setelah metode stopAllSounds selesai baru kemudian play dijalankan.
Komentar
Komentar adalah keterangan yang ditambahkan di dalam skrip untuk menjelaskan apa arti kode tersebut. Komentar dapat membantu memahami skrip apabila Anda hendak mereview kembali kode tersebut untuk perbaikan. Komentar diawali dengan dua buah garis miring, //, dan berlaku hingga akhir baris.
on(release) {
      // matikan semua suara
      stopAllSounds();
      // mainkan
      play();
}
Action Panel
Anda dapat membuat ActionScript di dalam Action Panel. Lihat Gambar 3. Kelebihan Action Panel adalah dapat mengotomatisasi sebagian dari proses penulisan skrip, misalnya menambahkan kurung kurawal dan titik koma secara otomatis.
Di Flash, nama Action Panel muncul sebagai Frame Action Panel apabila skrip diaplikasikan ke Frame atau Object Action Panel apabila skrip diaplikasikan ke objek.
Untuk membuka Action Panel, lakukan salah satu dari cara di bawah ini:
  • Dari menu bar, pilih Window > Actions.
  • Seleksi objek atau frame, kemudian klik gambar panah di Launcher Bar yang berada di bagian kanan bawah stage. Lihat Gambar 4.
  • Klik dua kali pada frame.
Mode Normal dan Mode Expert
Anda dapat menggunakan Action Panel pada mode expert atau mode normal. Mode expert, yang baru muncul di Flash 5, ditujukan bagi mereka yang sudah terbiasa dengan bahasa pemrograman. Menggunakan mode expert sama dengan Anda menuliskan program melalui editor teks seperti Notepad. Sementara pada mode normal Anda diberikan pilihan-pilihan elemen lewat interface menu dan daftar toolbox.
Pada mode normal, Anda dapat menuliskan action dengan berbagai cara, yaitu:
  • Tekan tombol + untuk membuka menu pulldown berisi kategori action. Pilih action yang sesuai dalam menu tersebut.
  • Klik kategori action di daftar Toolbox, kemudian dobel klik pada action yang dipilih.
  • Drag and drop action yang ada di daftar Toolbox ke daftar Action.
Untuk beralih dari mode normal ke mode expert, klik tombol segitiga kecil di bagian kanan atas Action Panel.
Kategori ActionScript
Dalam mode normal, action dibagi dalam berbagai kategori, yaitu:
  1. Basic Actions. Kategori ini menampung action sederhana yang sering sekali digunakan untuk movie Flash, seperti navigasi dan perilaku tombol.
  2. Actions. Kategori ini meliputi Basic Actions ditambah dengan banyak action lain yang lebih kompleks.
  3. Operators. Kategori ini berisi simbol yang digunakan misalnya untuk operasi logika dan matematika, seperti tambah, kurang, kali, dll.
  4. Functions. Function berisi action yang dapat menerima data tertentu untuk kemudian menghasilkan informasi yang dapat kita gunakan.
  5. Properties. Kategori Properties berisi properti objek yang dapat dimodifikasi. Sebagian besar properti ini digunakan untuk objek klip movie.
  6. Objects. Flash memiliki kelas objek yang sudah didefinisikan (predefined class). Kelas-kelas ini berada dalam kategori Objects di ActionScript.

Memasukkan file swf kecil ke stage utama.
Script untuk memasukkannya :
but1.onRollOver = function() {
_root.createEmptyMovieClip("gambar", 1);
gambar.loadMovie("baling.swf", 1);
gambar._x=175
gambar._y=60
};

Keterangan :
Gambar adalah nama instan object baru yang dibuat.
baling.swf adalah file swf yang akan dimasukkan (disini filenya dalam 1 direktori)
angka 1 adalah kedalamanya (depth besar akan menutup object dengan depth kecil)
gambar_x dan gambar_y adalah koordinat object baru yang ditanam dengan ancor kiri atas.

Script untuk menutupnya :
but1.onRollOut = function() {
gambar.unloadMovie();
};

Memasukkan file swf mengantikan ke stage utama.
Disini file swf baru akan mengantikan/menimpa kedudukan stage utama
Script untuk memasukkannya :
but2.onRollOver = function() {
loadMovie("help.swf", 0);
};

Keterangan :
help.swf adalah file yang akan mengantikan file utama
0 adalah depth utama
untuk mengembalikan ke tempat semula kita bisa melakukan cara yang sama dengan nama file yang utama di tombol file yang baru dimasukkan.

Memasukkan movieclip dari library.
Hal penting yang harus dilakukan adalah melakukan linkage (klik kanan mc di librari dan pilih linkage), ingat yang dimasukkan movie clip bukan graphic. Kalo ingin memasukkan graphic ya tetep buat movieclip tapi tidak bergerak.

Script untuk memasukkannya :
but3.onRollOver = function() {
attachMovie("gbular", "ular3", 1, {_x:275, _y:150});
};

Keterangan :
gbular adalah indentifikasi dari linkage
ular3 adalah nama baru
angka 1 adalah kedalamanya (depth besar akan menutup object dengan depth kecil)
gambar_x dan gambar_y adalah koordinat object baru yang ditanam dengan ancor sesuai ancor movieclip.

Script untuk menutupnya :
but3.onRollOut = function() {
ular3.unloadMovie();
};

Memasukkan file gambar.
Script untuk memasukkannya :
but4.onRollOver = function() {
_root.createEmptyMovieClip("gambar", 1);
gambar.loadMovie("singa.jpg", 1);
gambar._x=175
gambar._y=60
};

Keterangan :
Gambar adalah nama instan object baru yang dibuat.
singa.jpg adalah file gambar yang akan dimasukkan (disini filenya dalam 1 direktori)
angka 1 adalah kedalamanya (depth besar akan menutup object dengan depth kecil)
gambar_x dan gambar_y adalah koordinat object baru yang ditanam dengan ancor kiri atas.

Script untuk menutupnya :
but4.onRollOut = function() {
gambar.unloadMovie();
};

Memasukkan suara dari library .
Ini adalah salah satu cara memasukkan suara di library tanpa mamasukkanya di frame. Hal penting yang harus dilakukan adalah melakukan linkage (klik kanan mc di librari dan pilih linkage)
Script untuk memasukkannya :
but5.onRollOver = function() {
bunyi = new Sound();
bunyi.attachSound("Victory");
bunyi.start();
};
Keterangan :
Victory adalah indentifikasi dari linkage
Bunyi adalah nama object baru

Script untuk mematikannya :
but5.onRollOut = function() {
bunyi.stop();
};

Memasukkan suara dari file mp3 .
Script untuk memasukkannya :
but6.onRollOver = function() {
bunyi1 = new Sound();
bunyi1.loadSound("Rock.mp3");
bunyi1.start();
};
Keterangan :
Rock.mp3 adalah nama file mp3nya.
Bunyi1 adalah nama object baru

Script untuk mematikannya :
but6.onRollOut = function() {
bunyi1.stop();
};

Jumat, 05 April 2013

"Live While We're Young"
Hey girl I’m waiting on ya, I’m waiting on ya
Come on and let me sneak you out
And have a celebration, a celebration
The music up, the windows down

Yeah, we’ll be doing what we do
Just pretending that we’re cool and we know it too
Yeah, we’ll keep doing what we do
Just pretending that we’re cool, so tonight

Let’s go crazy, crazy, crazy ’til we see the sun
I know we only met but let’s pretend it’s love
And never, never, never stop for anyone
Tonight let’s get some and live while we’re young
Whoa oh oh oh oh oh oh oh
Whoa oh oh oh oh oh oh oh and live while we’re young
Whoa oh oh oh oh oh oh oh
Tonight let’s get some and live while we’re young

Hey girl it’s now or never, it’s now or never
Don't overthink just let it go
And if we get together, yeah, get together
Don’t let the pictures leave your phone

Yeah, we’ll be doing what we do
Just pretending that we’re cool, so tonight

Let’s go crazy, crazy, crazy ’til we see the sun
I know we only met but let’s pretend it’s love
And never, never, never stop for anyone
Tonight let’s get some and live while we’re young
Whoa oh oh oh oh oh oh oh
Whoa oh oh oh oh oh oh oh and live while we’re young
Whoa oh oh oh oh oh oh oh
Tonight let’s get some and live while we’re young

And girl, you and I
We’re about to make some memories tonight
I wanna live while we’re young
We wanna live while we’re young

Let’s go crazy, crazy, crazy ’til we see the sun
I know we only met but let’s pretend it’s love
And never, never, never stop for anyone
Tonight let’s get some and live while we’re young

Crazy, crazy, crazy ’til we see the sun
I know we only met but let’s pretend it’s love
And never, never, never stop for anyone
Tonight let’s get some and live while we’re young

Wanna live, wanna live (wanna live while we're young)
C'mon, young
Wanna live, wanna live (wanna live while we're young)
Wanna live, wanna live (wanna live while we're young)
Tonight let's get some, and live while we're young



"One More Night"
You and I go hard at each other like we're going to war.
You and I go rough, we keep throwing things and slamming the door.
You and I get so damn dysfunctional, we stopped keeping score.
You and I get sick, yeah, I know that we can't do this no more.

Yeah, but baby there you go again, there you go again, making me love you.
Yeah, I stopped using my head, using my head, let it all go.
Got you stuck on my body, on my body, like a tattoo.
And now I'm feeling stupid, feeling stupid, crawling back to you.

So I cross my heart and I hope to die
That I'll only stay with you one more night
And I know I said it a million times
But I'll only stay with you one more night

Try to tell you "no" but my body keeps on telling you "yes".
Try to tell you to "stop", but your lipstick got me so out of breath.
I'll be waking up in the morning, probably hating myself.
And I'll be waking up, feeling satisfied but guilty as hell.

Yeah, but baby there you go again, there you go again, making me love you.
(Making me love)
Yeah, I stopped using my head, using my head, let it all go.
(I let it all go)
Got you stuck on my body, on my body, like a tattoo.
(Like a tattoo, yeah)
And now I'm feeling stupid, feeling stupid, crawling back to you.

So I cross my heart and I hope to die
(Yeah)
That I'll only stay with you one more night
(Oh)
And I know I said it a million times
(Yeah)
But I'll only stay with you one more night
(Yeah)

Yeah, baby, give me one more night
Yeah, baby, give me one more night (whoa, yeah)
Yeah, baby, give me one more night (oh, yeah, yeah)

Yeah, but baby there you go again, there you go again making me love you.
Yeah, I stopped using my head, using my head, let it all go.
Got you stuck on my body, on my body like a tattoo.
Yeah, yeah, yeah, yeah

So I cross my heart and I hope to die
(Oh oh oh oh, oh oh oh oh)
That I'll only stay with you one more night
(Oh oh oh oh oh oh)
And I know I said it a million times
(Oh, I said it a million times)
But I'll only stay with you one more night
(Yeah, baby give me one more night)

So I cross my heart and I hope to die (yeah, yeah)
That I'll only stay with you one more night (yeah, yeah)
And I know I said it a million times (yeah, yeah)
But I'll only stay with you one more night (yeah, yeah)

I don't know, whatever.